?> Stok di Sistem Tidak Sama dengan Gudang? Ini Cara Melakukan Stock Adjustment | Dartmedia
Business

Stok di Sistem Tidak Sama dengan Gudang? Ini Cara Melakukan Stock Adjustment

Stok di Sistem Tidak Sama dengan Gudang? Ini Cara Melakukan Stock Adjustment
02 June 2026

Stok di Sistem Masih Ada, tapi Barang di Gudang Sudah Tidak Ditemukan

 

Situasi seperti ini cukup sering terjadi di operasional gudang. Tim sales melihat stok masih tersedia di sistem, tetapi saat barang dicari di gudang, jumlahnya kurang atau bahkan tidak ada.

 

Masalahnya bukan hanya soal selisih angka. Ketika data stok tidak sesuai dengan kondisi fisik, proses lain ikut terganggu:

 

 

Biasanya kondisi ini baru disadari saat stock opname dilakukan atau ketika ada komplain dari tim operasional.

 

 

Apa Itu Stock Adjustment?

 

Stock adjustment adalah proses penyesuaian jumlah stok di sistem agar sesuai dengan kondisi fisik sebenarnya di gudang.

 

Adjustment dilakukan ketika ditemukan selisih antara:

 

Penyesuaian ini penting agar data inventory tetap akurat dan bisa dipakai untuk proses operasional berikutnya.

 

Contohnya:

 

Item

Stok Sistem

Stok Fisik

Selisih

Adjustment

Kabel LAN CAT6

120 pcs

115 pcs

-5 pcs

Pengurangan stok

Mouse Wireless

45 pcs

48 pcs

+3 pcs

Penambahan stok

 

Stock adjustment bukan sekadar mengubah angka stok, tetapi mencatat alasan kenapa selisih bisa terjadi.

 

Kenapa Selisih Stok Bisa Terjadi Berulang?

 

Dalam banyak kasus, selisih stok bukan muncul dari satu kesalahan besar, tetapi dari akumulasi proses kecil yang tidak tercatat dengan rapi.

 

Beberapa penyebab yang paling sering terjadi:

 

Ketika update stok masih tersebar di spreadsheet, chat, atau catatan manual, histori perubahan stok menjadi sulit dilacak.

 

 

Bedakan Stock Opname dan Stock Adjustment

 

Dua istilah ini sering dianggap sama, padahal fungsinya berbeda.

 

Proses

Fungsi

Stock opname

Mengecek jumlah stok fisik di gudang

Stock adjustment

Menyesuaikan data sistem berdasarkan hasil pengecekan

 

Artinya, stock opname membantu menemukan selisih, sedangkan stock adjustment digunakan untuk memperbaiki data inventory di sistem.

 

Tanpa adjustment yang jelas, hasil stock opname biasanya hanya menjadi catatan sementara tanpa perbaikan data yang konsisten.

 

 

Data yang Sebaiknya Dicatat Saat Melakukan Adjustment

 

Agar histori inventory tetap bisa ditelusuri, beberapa data berikut sebaiknya selalu dicatat:

 

Data ini membantu warehouse dan finance memahami pola selisih stok yang sering terjadi.

 

 

Contoh Kasus Selisih Stok di Gudang

 

Sebuah gudang distributor melakukan stock opname bulanan dan menemukan selisih pada beberapa item fast moving.

 

Item

Sistem

Fisik

Selisih

Penyebab

Botol Minum 1L

350

340

-10

Barang pecah belum dicatat

Kabel HDMI

90

87

-3

Picking manual

Flashdisk 32GB

120

125

+5

Retur belum diinput

 

Dari contoh ini terlihat bahwa masalah utama bukan hanya jumlah selisihnya, tetapi proses update stok yang tidak konsisten.

 

 

Cara Membuat Proses Stock Adjustment Lebih Rapi

 

Beberapa langkah berikut biasanya membantu mengurangi selisih stok berulang:

  1. Tetapkan jadwal stock opname rutin.
  2. Pisahkan barang rusak atau retur sejak awal.
  3. Pastikan setiap barang keluar masuk tercatat real-time.
  4. Gunakan alasan adjustment yang konsisten.
  5. Simpan histori perubahan stok untuk audit.
  6. Batasi akses edit quantity hanya ke PIC tertentu.
  7. Review item yang paling sering mengalami selisih.

 

Jika proses stock adjustment mulai sulit dipantau lewat spreadsheet dan catatan manual, perusahaan dapat mempertimbangkan sistem seperti BYON agar histori adjustment, stock opname, dan perubahan quantity lebih mudah dilacak dalam satu sistem inventory.

 

 

Bagaimana Inventory System Membantu Stock Adjustment?

 

Fitur stock adjustment dalam inventory system membantu warehouse mencatat perubahan stok dengan lebih terstruktur.

 

Beberapa fungsi yang biasanya membantu:

 

Dengan proses yang lebih terdokumentasi, warehouse tidak perlu terus-menerus menebak penyebab selisih stok setiap kali stock opname dilakukan.

 

 

Kesimpulan

 

Selisih stok biasanya bukan terjadi karena satu kesalahan besar, tetapi karena proses pencatatan barang keluar masuk yang tidak konsisten. Ketika adjustment dilakukan tanpa histori yang jelas, data inventory menjadi semakin sulit dipercaya.

 

Untuk perusahaan yang ingin membuat proses stock adjustment lebih terkontrol, BYON dapat membantu menghubungkan stock opname, histori perubahan stok, inventory reporting, dan pencatatan adjustment dalam alur kerja yang lebih rapi dan mudah dipantau.

 

Irsan Buniardi