?> Cara Mencatat Issue Project agar Tidak Hilang di Percakapan Tim | Dartmedia
Business

Cara Mencatat Issue Project agar Tidak Hilang di Percakapan Tim

Cara Mencatat Issue Project agar Tidak Hilang di Percakapan Tim
08 June 2026

Beberapa project sebenarnya tidak terlambat karena kurang tenaga atau kurang anggaran. Masalahnya sering lebih sederhana: ada issue yang sudah dibahas di chat, tetapi tidak pernah masuk ke tracking project.

 

Contohnya, tim development melaporkan kendala integrasi dengan vendor melalui grup WhatsApp. Semua orang melihat pesan tersebut, bahkan sudah ada diskusi singkat. Namun seminggu kemudian, issue yang sama muncul lagi karena tidak ada PIC yang ditetapkan, tidak ada target penyelesaian, dan tidak ada status yang bisa dipantau.

 

Ketika hal seperti ini terjadi berulang, project manager mulai kesulitan mengetahui blocker mana yang masih aktif dan mana yang sudah selesai.

 

 

Kenapa Issue Sering Hilang Setelah Dibahas?

 

Percakapan chat memang cepat dan praktis, tetapi tidak dirancang untuk menjadi sistem pencatatan issue project.

 

Beberapa penyebab yang paling sering terjadi:

 

Akibatnya, informasi penting tenggelam di antara ratusan pesan harian dan sulit ditemukan kembali saat dibutuhkan.

 

 

Bedakan Task, Issue, dan Blocker

 

Salah satu alasan tracking project menjadi berantakan adalah karena semua hal dicatat sebagai task biasa.

Padahal, task dan issue memiliki fungsi yang berbeda.

 

Item

Fungsi

Task

Pekerjaan yang memang direncanakan dalam project

Issue

Masalah atau kendala yang muncul selama project berjalan

Blocker

Issue yang secara langsung menghambat progress pekerjaan lain

Change Request

Permintaan perubahan scope atau kebutuhan project

 

Misalnya, membuat dashboard laporan adalah task. Namun jika data dari sistem lain tidak bisa diakses sehingga dashboard tidak dapat dibuat, kondisi tersebut adalah issue. Jika issue tersebut menghentikan pekerjaan tim selama beberapa hari, maka statusnya sudah menjadi blocker.

 

 

Data Minimal yang Perlu Dicatat untuk Setiap Issue

 

Agar issue mudah dilacak, jangan hanya mencatat deskripsinya.

 

Minimal setiap issue perlu memiliki informasi berikut:

 

Jangan mencatat issue tanpa PIC dan target penyelesaian. Dua informasi ini sering menjadi penyebab utama issue menggantung tanpa tindak lanjut.

 

 

Contoh Sederhana Tracking Issue Project

 

Bayangkan sebuah project implementasi sistem sedang berjalan.

 

Issue

PIC

Prioritas

Status

Data vendor belum lengkap

Procurement

Medium

In Progress

API vendor gagal terhubung

Developer

High

Open

Approval akses server tertunda

IT Infrastructure

High

Blocked

UAT belum dijadwalkan

Project Manager

Medium

Open

 

Dari tabel tersebut, project manager dapat langsung melihat bahwa masalah yang paling mendesak adalah approval akses server karena statusnya Blocked dan berpotensi menghentikan pekerjaan tim lain.

 

 

Gunakan Status yang Jelas untuk Setiap Issue

 

Banyak tim hanya menggunakan status "Open" dan "Done". Padahal kondisi issue sering lebih kompleks dari itu.

 

Status berikut biasanya lebih mudah dipahami:

 

Dengan status yang jelas, project manager dapat mengetahui penyebab keterlambatan tanpa harus mencari informasi di percakapan lama.

 

 

Cara Membuat Issue Tracking Menjadi Bagian dari Rutinitas Project

 

Issue tracking akan efektif jika menjadi bagian dari proses kerja harian, bukan hanya dibuat saat ada masalah besar.

 

Beberapa langkah yang dapat diterapkan:

  1. Catat issue segera setelah ditemukan.
  2. Tetapkan PIC yang bertanggung jawab.
  3. Tentukan prioritas dan deadline penyelesaian.
  4. Review daftar issue saat meeting project.
  5. Update status secara berkala.
  6. Tutup issue hanya setelah solusi benar-benar diterapkan.

 

Jika issue project mulai tersebar di berbagai grup chat, spreadsheet, dan notulen meeting, perusahaan dapat mempertimbangkan sistem seperti BYON agar issue, task, status, dan histori tindak lanjut lebih mudah dilacak dalam satu alur kerja.

 

 

Bagaimana Issue Tracking Membantu Project Manager?

 

Fitur issue tracking dalam sistem project management membantu setiap kendala tercatat sebagai bagian dari project, bukan sekadar percakapan.

 

Tim dapat:

 

Ketika dikombinasikan dengan fitur project management, seluruh aktivitas project menjadi lebih mudah dipantau karena task, milestone, dan issue berada dalam satu tempat yang sama.

 

 

Issue yang Tidak Tercatat Sulit Dikelola

 

Issue yang hilang di percakapan sering kali bukan masalah komunikasi, melainkan masalah dokumentasi. Tim sebenarnya sudah mengetahui kendalanya, tetapi tidak memiliki tempat yang jelas untuk mencatat, memantau, dan menindaklanjutinya.

 

Untuk perusahaan yang ingin membuat pengelolaan project lebih konsisten, BYON dapat membantu menghubungkan issue tracking, project management, assignment PIC, dan monitoring progres sehingga setiap kendala lebih mudah terlihat sebelum berdampak pada timeline proyek.

 

Irsan Buniardi