?> Vendor Sudah Menagih, Tapi Payment Request Belum Bisa Diproses? | Dartmedia
Business

Vendor Sudah Menagih, Tapi Payment Request Belum Bisa Diproses?

Vendor Sudah Menagih, Tapi Payment Request Belum Bisa Diproses?
09 June 2026

Vendor sudah mengirim invoice dan mulai menanyakan jadwal pembayaran. Namun saat finance akan memproses pembayaran, ternyata dokumen pendukung belum lengkap. Purchase Order (PO) belum ditemukan, bukti penerimaan barang belum tersedia, atau nominal invoice tidak sesuai dengan dokumen pembelian.

 

Situasi seperti ini cukup sering terjadi dalam proses account payable. Akibatnya, payment request tidak bisa diproses meskipun vendor sudah menagih. Selain memperlambat pembayaran, kondisi ini juga menambah pekerjaan karena tim harus mencari dokumen yang tersebar di email, chat, atau folder yang berbeda.

 

 

Kenapa Payment Request Sering Tertahan?

 

Masalah biasanya bukan terjadi saat pembayaran akan dilakukan, tetapi jauh sebelumnya ketika dokumen transaksi tidak terdokumentasi dengan baik.

 

Beberapa penyebab yang paling umum antara lain:

 

Ketika salah satu dokumen tersebut belum tersedia, tim finance tidak memiliki dasar yang cukup untuk memproses pembayaran.

 

 

Bedakan Dulu Dokumen yang Terlibat dalam Pembayaran Vendor

 

Sebelum membuat payment request, penting untuk memahami fungsi masing-masing dokumen.

 

Dokumen

Fungsi

Purchase Request (PR)

Permintaan kebutuhan pembelian

Purchase Order (PO)

Dokumen resmi pemesanan ke vendor

Receiving

Bukti barang atau jasa sudah diterima

Invoice

Tagihan yang dikirim vendor

Payment Request

Permintaan pembayaran kepada finance

 

Dalam praktiknya, payment request sebaiknya dibuat setelah dokumen utama sudah tersedia dan saling sesuai.

 

 

Data Minimal yang Harus Ada dalam Payment Request

 

Agar proses review lebih cepat, pastikan informasi berikut sudah tercantum:

 

Jangan menunggu vendor melakukan follow-up berkali-kali sebelum memeriksa kelengkapan dokumen. Semakin cepat data diverifikasi, semakin kecil risiko keterlambatan pembayaran.

 

 

Contoh Kasus yang Sering Terjadi

 

Sebuah tim operasional membeli perlengkapan kantor senilai Rp18.000.000.

 

Alur yang terjadi:

 

Tahap

Status

Purchase Request

Approved

Purchase Order

Sudah diterbitkan

Barang diterima

Sudah diterima

Receiving

Belum dicatat

Invoice vendor

Sudah diterima

Payment Request

Tertahan

 

Walaupun barang sudah diterima dan invoice sudah masuk, finance tidak dapat melanjutkan pembayaran karena tidak ada bukti receiving yang terdokumentasi.

 

Akibatnya vendor menganggap pembayaran terlambat, sementara finance masih menunggu dokumen yang diperlukan.

 

 

Cara Membuat Payment Request yang Lebih Mudah Diverifikasi

 

Beberapa langkah berikut dapat membantu mempercepat proses pembayaran vendor:

  1. Pastikan invoice sudah diterima dan diverifikasi.
  2. Cocokkan nominal invoice dengan PO.
  3. Verifikasi bahwa barang atau jasa benar-benar sudah diterima.
  4. Lampirkan receiving atau dokumen serah terima.
  5. Hubungkan payment request dengan transaksi pembelian terkait.
  6. Pastikan approval sudah dilakukan sesuai kewenangan.
  7. Simpan seluruh dokumen dalam satu lokasi yang mudah diakses.

 

Jika proses pembayaran vendor mulai sulit dipantau karena dokumen tersebar di email, chat, dan spreadsheet yang berbeda, perusahaan dapat mempertimbangkan sistem seperti BYON agar payment request, approval, invoice, dan dokumen pendukung lebih mudah dilacak dalam satu alur kerja.

 

 

Bagaimana Payment Request dan AP Workflow Membantu?

 

Salah satu tantangan terbesar dalam account payable adalah memastikan semua pihak melihat informasi yang sama. Ketika status transaksi hanya diketahui oleh beberapa orang, proses pembayaran menjadi sulit dipantau.

Melalui fitur payment request dan AP workflow, perusahaan dapat:

 

 

Dengan alur yang lebih terstruktur, tim finance tidak perlu lagi mencari dokumen satu per satu setiap kali vendor menanyakan status pembayaran.

 

 

Pembayaran Vendor yang Lancar Dimulai dari Dokumen yang Lengkap

 

Banyak keterlambatan pembayaran vendor sebenarnya bukan disebabkan oleh proses transfer dana, melainkan karena dokumen yang dibutuhkan belum lengkap atau sulit ditemukan saat diperlukan.

 

Untuk perusahaan yang ingin membuat proses pembayaran vendor lebih konsisten dan mudah diaudit, BYON dapat membantu menghubungkan purchase request, purchase order, receiving, payment request, dan approval workflow dalam satu proses yang lebih mudah dipantau oleh seluruh pihak terkait.

 

Irsan Buniardi